Senin, 19 Mei 2014

Politik dan Strategi Nasional - Tugas 4

1.        Pengertian Politik dan Strategi
       Politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polistaia. Polis   berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendir/berdiri sendiri (Negara), taia berarti urusan. Jadi, politik adalah tindakan dari suatu kelompok individu mengenai suatu masalah dari masyarakat atau negara.
         Strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu  strategia yang artinya  the art of general  atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Dalam abad modern dan globalisasi, pengertian umum strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian suatu tujuan.

2.      Pengertian Politik dan Strategi Nasional
Politik Nasional adalah suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional.
Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

3.      Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
       Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional sangat penting sebagai kerangka acuan dalam penyusunan politik strategi nasional, karena didalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategi bangsa Indonesia.


Sumber :  Seri Diktat Kuliah Pendidikan Kewarganergaraan – Universitas Gunadarma

Wawasan Nasional Indonesia - Tugas 3

1.       Pengertian Wawasan Nasional
Wawasan Nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (interaksi dan interelasi) serta pembangunannya di dalam bernegara di tengah-tengah lingkungannya baik nasional, regional, maupun global.

2.      Wawasan Nasional Indonesia
       Wawasan nasional Indonesia dikembangkan berdasarkan wawasan nasional secara universal sehingga dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dipakai Negara Indonesia.
a.   Paham kekusaan Indonesia
Bangsa Indonesia yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut paham tentang perang dan damai berdasarkan : “Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Dengan demikian wawasan nasional Indonesia tidak mengembangkan ajaran kekuasaaan dan adu kekuatan karena hal tersebut mengandung persengketaan dan ekspansionisme.

b.   Geopolitik Indonesia
Indonesia menganut paham negara kepulauan berdasarkan Archipelago Concept yaitu laut sebagai penghubung daratan sehingga wilayah negara menjadi kesatuan yang utuh sebagai Tanah Air dan ini disebut negara kepulauan.

3.      Dasar Pemikiran Wawasan Nasional Indonesia
       Bangsa Indonesia mengembangkan wawasan nasional dari kondisi nyata, untuk itu pembahasan latar belakang filosofi sebagai dasar pemikiran dan pembinaan nasional Indonesia ditinjau dari :
a.    Pemikiran berdasarkan falsafah Pancasila
b.    Pemikiran berdasarkan aspek kewilayahan
c.     Pemikiran berdasarkan aspek sosial budaya
d.    Pemikiran berdasarkan aspek kesejahteraan


Sumber :  Seri Diktat Kuliah Pendidikan Kewarganergaraan – Universitas Gunadarma

Senin, 21 April 2014

Warga Negara yang Baik - Tugas 2

Menurut saya, warga negara yang  baik adalah warga Negara yang patuh terhadap hukum dan undang-undang negara, serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupannnya sehari-hari.
Contoh sederhana yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti:
       -  Memakai helm saat mengendarai sepeda motor
       -  Tidak membuang sampah sembarangan
       - Tidak parkir sembarangan
       - Ikut pemilu
       - Membayar pajak
       - Menyebrang di zebra kos atau jembatan penyebrangan
       - Anti KKN
       - Dll.

Demokrasi - Tugas 1

Suasana Pemilu tanggal 9 April 2014 di salah satu wilayah kota Bogor Selatan

Sabtu, 11 Januari 2014

Softskill : Tulisan 4

A. Macam-Macam ideologi di berbagai negara di dunia :

            a.    Anarkisme
Anarkisme adalah suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekusasaanya adalah lembaga-lembaga yang menumbuh suburkan penindasan terhadap  kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus dihilangkan/dihancurkan.

b.    Fasisme
Fasisme adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi. Fasis percaya bahwa bangsa memerlukan kepemimpinan yang kuat, identitas kolektif tunggal, dan kemampuan untuk melakukan kekerasan dan berperang untuk menjaga bangsa yang kuat.
Contoh negara yang menganut Fasisme : Italia.

c.    Liberalisme
Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filasafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama. Secara umum liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu.
Contoh negara yang menganut Liberalisme : Amerika Serikat dan Singapura.

d.    Kapitalisme
Kapitalisme adalah sebuah paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.
Contoh negara yang menganut Kapitalisme : Inggris dan Prancis.

e.  Komunisme adalah paham yang mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan semua hal yang ada disuatu negara dikuasai secara mutlak oleh negara tersebut.
Contoh negara yang menganut Komunisme : Korea Utara.

f.     Komunitarisme
Komunitarisme adalah paham yang menentang aspek-aspek dari liberalisme, kapitalisme, dan sosialisme. Paham ini mengalihkan pusat perhatian kepada komunitas dan masyarakat serta menjauhi inividu.

g.    Monarkisme
Monarkisme adalah sebuah dukungan terhadap pendirian, pemeliharaan, atau pengembalian sistem kerajaan sebagai sebuah bentuk pemerintahan dalam sebuah negara.

h.    Nasionalisme
Nasionalisme adalah suatu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara.

i.     Neoliberalisme
Neoliberalisme mengacu pada filosofi ekonomi-politik akhir abad ke-20. Neoliberalisme bertujuan mengembalikan kepercayaan pada kekuasaan pasar, dengan pembenaran mengacu pada kebebasan.

j.     Pancasila
Pancasila adalah ideologi dasar Negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata Sansekerta yaitu Panca yang artinya lima dan Sila yang artinya prinsip atau asas.

k. Sosialisme adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran dengan usaha kolektif yang produktif dan membatasi milik perseorangan. Contoh negara yang menganut Sosialisme : Laos.

B. Contoh hubungan manusia dan harapan :

a.   Seorang ibu yang memiliki harapan agar kelak anaknya menjadi orang yang sukses dan berhasil. Maka ibu selalu mengajarkan dan menanamkan hal-hal positif kepada anaknya sejak kecil.

b.  Seorang wanita yang berharap mendapatkan pasangan hidup yang baik, mapan, dsb. Maka wanita itu berusaha menjadi wanita yang sangat baik agar dapat menemukan pasangan yang baik pula.

c.    Seorang kakek yang memiliki harapan dapat menghabiskan sisa hidupnya dengan keluarga yang dicintainya. Maka kakek dapat meminta keluarganya untuk sering berkumpul bersama.

d.    Seorang anak yang mengharapkan dapat memenuhi semua keinginan orang tuanya agar mereka bahagia. Maka ia belajar dengan giat sehingga mendapat nilai yang baik, kelak lulus dan bekerja di tempat yang baik sehingga dapat memenuhi keinginan orangtuanya dengan hasil kerja kerasnya.

Softskill : Tulisan 3

Kasus yang berkaitan denghan penderitaan dan akibat kegelisahan

TKI Disekap dan Dianiaya Majikan di Hong Kong
Sabtu, 24/08/2013 16:02 WIB

Hong Kong - Seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia menjadi korban penganiayaan majikan di Hong Kong. PRT ini diikat di kursi dan ditinggal berlibur selama 5 hari, tanpa diberi makan dan minum.
Atas tindakan keji ini, pasangan suami-istri yang merupakan majikan PRT ini diadili oleh pengadilan setempat. Pasangan bernama Tai Chi-wai (42) dan Catherine Au (41) ini menjalani sidang perdana mereka di pengadilan setempat pada Jumat (23/8).
Keduanya dijerat dakwaan penganiayaan yang berujung melukai orang lain. Pasangan ini juga dijerat dakwaan penyekapan, penyerangan dan 6 dakwaan melukai orang lain. Demikian seperti diberitakan South China Morning Post dan dilansir AFP, Sabtu (24/8/2013).
Kedua terdakwa membantah seluruh dakwaan. Namun dalam persidangan diungkapkan bahwa keduanya kerap mengikat si PRT setiap kali mereka pergi keluar rumah atau pergi tidur. Bahkan si majikan perempuan, Au pernah menggunakan pisau pemotong kertas untuk melukai tangan dan perut si PRT.
Tidak hanya itu, kepada si PRT juga pernah dibenturkan pada keran air. Kemudian si PRT juga pernah dipukuli dengan rantai sepeda dan sepatu. Yang lebih parah lagi, kedua terdakwa menempelkan setrika pada lengan dan wajah si PRT hingga hangus.
Perbuatan keji ini dilakukan terhadap PRT bernama Kartika Puspitasari ini selama beberapa kali selama 2 tahun dia bekerja pada majikannya tersebut. Hingga akhirnya, Kartika berhasil kabur pada Oktober 2012 lalu.
Saat itu, Kartika tengah menjalani hukuman karena memakan ayam dan sepotong kue dari dalam kulkas majikannya. Hal ini dilakukan Kartika setelah dia dibiarkan kelaparan selama dua hari. Si majikan menamparnya 3 kali dan kemudian menyekapnya di dalam kamar mandi.
Kartika berhasil melepas ikatan pada dirinya dan berlari ke jalanan mencari bantuan. Dia dibawa ke kantor KJRI dan kasus ini pun diproses secara hukum. Persidangan selanjutnya akan digelar pada Senin (26/8) mendatang.


Astutik Gantung Diri karena Asmanya tak Kunjung Sembuh

Kamis, 21 November 2013 11:23 WIB
TRIBUNNEWS.COM, SITUBONDO - Astutik (45) warga Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, ditemukan tewas gantung diri karena diduga penyakit asma yang selama ini dideritanya tidak kunjung sembuh.
Peristiwa mengenaskan tersebut, terjadi pada Rabu (20/11/2013). Korban ditemukan tewas gantung diri di dalam kamarnya, oleh seorang kerabat yang hendak berwudu.
Mengetahui tubuh korban sudah kaku, keluarganya langsung berteriak meminta pertolongan. Sedangkan warga yang lain melaporkan ke kepolisian setempat.
Menurut informasi yang dihimpun Surya, sebelum ditemukan gantung diri, korban sering mengeluh kepada tetangganya karena penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun itu tidak kunjung sembuh.
Meski korban telah melakukan berbagai upaya melakukan pengobatan, baik secara medis maupun non medis, penyakitnya terus bertambah parah. Alhasil, korban diduga mengalami putus asa dan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
"Petugas sudah ke TKP dan mengamankan barang bukti tali tampar yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya itu," kata Kapolsek Kapongan Ajun Komisaris Wahyudi.
Menurutnya, petugas tidak menemukan adanya indikasi penganiayaan saat melakukan olah TKP, kuat dugaan korban murni nekat mengakhiri hidupnya gantung diri. Dugaan sementara, korban gantung diri karena putus ada dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh.  Meski demikian kita masih menunggu hasil otopsi," katanya.